17 WNI di Christchurch Belum Bisa Dihubungi

Gempa Selandia Baru

17 WNI di Christchurch Belum Bisa Dihubungi

- detikNews
Rabu, 23 Feb 2011 09:52 WIB
 17 WNI di Christchurch Belum Bisa Dihubungi
Jakarta - Gempa hebat yang mengguncang kota terbesar kedua di Selandia Baru, Christchurch, menewaskan lebih 65 orang. Hingga saat ini KBRI di Wellington belum menerima adanya laporan WNI yang menjadi korban. Namun dari 300 WNI di kota itu, 17 orang belum berhasil dihubungi. 

"Memang ada WNI kita yang belum berhasil dihubungi. Ada sekitar 300 WNI, 17 belum bisa dihubungi," ujar Kabid Penerangan dan Kebudayaan KBRI di Selandia Baru, Maria Renata, saat dihubungi detikcom, Rabu (23/2/2011).

Menurut Maria, pihak KBRI terus melakukan pemantaun dengan berkoordinasi dengan ketua organisasi masyarakat Indonesia di Christchurch. "Kami peroleh informasi tadi pagi. Sesuai informasi yang kami peroleh 17 WNI berdomisili di sekitar pusat kota Christchurch," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini para WNI yang selamat menetap di rumah masing-masing. Setiap perkembangan di Selandia Baru, KBRI terus memberikan informasi kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Gempa 6,3 SR terjadi pada Selasa (22/2) kemarin di tengah hari, saat masyarakat sedang beraktivitas di luar rumah. Gempa ini sangat merusak karena pusat gempa hanya sedalam 4 km.
(did/nrl)


Berita Terkait