Dewan Keamanan PBB Kutuk Penyerangan Massa Anti-Khadafi

Dewan Keamanan PBB Kutuk Penyerangan Massa Anti-Khadafi

- detikNews
Rabu, 23 Feb 2011 09:37 WIB
New York - Dewan Keamanan PBB mengutuk penyerangan terhadap warga sipil di Libya yang dilakukan pasukan yang setia kepada Muamar Khadafi. Dewan meminta pasukan secepatnya menghentikan kekerasan.

Sebanyak 15 anggota Dewan Keamanan mengutuk kekerasan dan penggunaan pasukan militer melawan penduduk sipil. Dewan juga menyesalkan represi terhadap aksi damai para demonstran dan mengucapkan penyesalan yang mendalam atas kematian ratusan penduduk sipil.

"Kami menekankan kebutuhan untuk memberi pertanggugjawaban atas serangan, termasuk oleh pasukan di bawah kontrol mereka, terhadap penduduk sipil," demikian pernyataan yang dirilis setelah konsultasi dan negosiasi selama 3 jam, seperti dilansir AFP, Rabu (23/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dewan juga mengatakan, pemerintah harus melindungi populasinya dan memberikan akses kepada pemantau HAM internasional dan lembaga kemanusiaan, serta menjamin keamanan orang asing dan membantu mereka yang ingin pergi.

Setelah pertemuan, B Lynne Pascoe, yang berada di bawah Sekjen PBB untuk urusan politik mengatakan, staf PBB dan para saksi mata di Libya melihat aktivitas militer.

"Rakyat telah melihat banyak pesawat dan helikopter di atas kepala mereka. Mereka melihat tank. Mereka melihat penembakan yang terjadi di darat, mereka melihat beberapa penembak jitu," kata Pascoe.

Ibrahim Dabbashi, Wakil Duta Besar Libya mengatakan, pernyataan Dewan Keamanan PBB tidak cukup kuat, dan sejak Khadafi membuat pernyataan dengan kemarahan di televisi, penyerangan terhadap penduduk sipil mulai terjadi di Libya bagian barat. Dabbashi telah mundur dari jabatannya sebagai bentuk protes pada kekerasan Khadafi.


(lrn/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini