120 Sandera Palsu GAM Dipulangkan ke Desanya

120 Sandera Palsu GAM Dipulangkan ke Desanya

- detikNews
Rabu, 19 Mei 2004 10:45 WIB
Banda Aceh - Sebanyak 120 warga sipil yang dibebaskan bersama kamerawan RCTI, Ferry Santoro, disebut TNI bukan sandera GAM, seperti yang diklaim GAM. Tapi hanya warga sipil biasa. Hari ini, setelah diperiksa kesehatannya, mereka akan dipulangkan ke desanya masing-masing."Ketika diperiksa, tas yang mereka bawa isinya pakaian-pakaian yang disetrika begitu. Hal itu kan tidak lazim bagi orang yang disandera," ujar Kapendam Iskandar Muda, Mayor CAJ Ahmad Husein pada wartawan di Banda Aceh, Rabu (19/5/2004). Husein juga menambahkan hasil pemeriksaan kesehatan para sandera palsu itu tidak menunjukkan bahwa kesehatan mereka lebih baik dari Ferry.Pada pembebasan hari pertama, seorang sandera bernama Dahlan, pada wartawan mengaku bukan sandera GAM. Tapi dia justru meminta perlindungan pada GAM karena selama di desanya dia dicari-cari oleh TNI.Hari ini, ratusan warga yang sudah dipindahkan dari RSU Cut Mutia Langsa ke Gedung Candhika Pramuka, Langsa, akan dipulangkan PMI Aceh Timur ke desa masing-masing. Beberapa dari mereka dilaporkan sudah kembali sejak malam tadi.Di beberapa tempat, warga sipil yang masih ditahan GAM, terhitung masih banyak. Selain di Aceh Timur, penyanderaan juga dilakukan GAM di wilayah Aceh Utara, Aceh Selatan dan Aceh Barat. Jumlahnya, sampai saat ini tidak diketahui pasti. Umumnya, warga sipil yang diculik berstatus PNS dan juga orang-orang yang dicurigai sebagai mata-mata TNI. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads