"Anggota kita ada 94, tapi tadi yang hadir ada 84. Ada yang sedang ditahan, sakit ada juga yang keluar negeri. Tapi tentu nanti akan ada evaluasi internal," ujar Wakil Ketua Fraksi PDIP, Gayus Lumbuun kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/2/2011).
Menurut Gayus, evaluasi akan dilakukan dengan melihat alasan ketidakhadiran anggotanya. Salah satu petinggi PDIP, Taufiq Kiemas juga tidak hadir. Apakah akan dievaluasi juga?
"Oh itu urusan petinggi juga," jawab Gayus sembari tersenyum.
Setelah melalui perdebatan panjang, rapat paripurna akhirnya memutuskan menolak usulan Hak Angket Mafia Pajak. Hasil tersebut didapat setelah melalui voting terbuka di mana Fraksi Demokrat Cs yang menolak hak angket memperoleh suara 266. Sedangkan Golkar, PDIP, PKS dan Hanura yang menyetujui hak angket hanya terpaut dua suara, yakni 264 suara.
Dengan hasil tersebut PDIP Cs pun harus merelakan usulan hak angket ini kandas di tengah jalan.
"Ya tentu kita sayangkan, karena hanya perbedaan dua suara membuat semangat yang begitu besar jadi padam," imbuh Gayus yang mengenakan batik coklat lengan panjang.
(her/lrn)











































