Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan, pengusulan hak angket saat ini bukan upaya serius memberantas mafia pajak sampai ke akar-akarnya.
"Tidak ada pertemuan antara Pak Prabowo dan pak SBY. Kita tidak ingin menjadi alat politik untuk bargaining dari partai tertentu yang kini bergabung dalam koalisi," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon kepada detikcom, Selasa (22/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penolakan Gerindra tidak ada hubungannya dengan reshuffle kabinet dan tawaran politik tertentu," beber Fadli.
Walau menolak hak angket mafia pajak ini. Gerindra tetap mendukung pemberantasan mafia pajak melalui proses hukum yang tegas, transparan dan berani.
Sebelumnya, Jubir PD Ruhut Sitompul menyampaikan Prabowo Subianto telah bertemu Susilo Bambang Yudhoyono dan sepakat untuk menolak hak angket.
(rdf/lrn)











































