"Tadi saya dengerin, tapi nggak ada suara orang nangis. Tapi suara orang yang dug-dug-dug seperti orang ngetuk pintu memang ada," kata Abdul Khadir (21) yang rela jalan kaki dari kediamannya di Otista ke TPU Prumpung, Jakarta Timur, tempat Desi dimakamkan, Selasa (22/2/2011).
Ucapan Abdul Khadir itu juga diamini oleh pengunjung lain, Ridwan (19), warga Cililitan. "Iya memang ada. Kalau orang jalan beda, ini seperti orang mukul papan," kata Ridwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai dengan pukul 19.30 WIB warga terus berdatangan. Sekitar 500 warga yang penasaran datang ke makam tersebut. Sebelumnya, siang tadi lebih dari seribu warga mengujungi makam.
(lrn/nwk)











































