"875 WNI yang terdata oleh perwakilan kita. Sebagian besar TKI formal sekitar 500-600, 130 mahasiswa dan sisanya TKI informal," kata Direktur Perlindungan WNI Tatang Razak saat dihubungi detikcom, Selasa (22/2/2011).
Dia menyatakan saat ini belum ada rencana untuk mengevakuasi seluruh WNI. Namun KBRI tetap menyiapkan skenario untuk kondisi terburuk.
"Belum ada rencana evakuasi dalam waktu dekat. Tapi kita siapkan kemungkinan terburuk," imbuhnya.
Saat ini sebagian besar WNI sudah diamankan di KBRI di Tripoli. Dia memastikan seluruh WNI dalam kondisi aman. "Kita juga terus melakukan evaluasi atas keadaan di sana. Dubes kita terus berkomunikasi dengan duta besar negara lainnya," tambah Tatang.
Bagaimana dengan kabar ada WNI yang terluka di Libya? "Itu sudah kita cek dan tidak ada laporan yang masuk ke KBRI," tegasnya.
(ndr/asy)











































