"Swiss bukan anggota UE, jadi kami tidak mengurusi Swiss," ujar Wakil Ketua Delegasi Eropa, Robert Goebbels, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (22/2/2011).
Ditambahkannya, seruan adzan melalui pengeras suara seharusnya tidak perlu dipermasalahkan. Hal itu sama saja dengan gereja yang mendentangkan loncengnya dan didengar oleh penduduk lainnya.
"Boleh saja (dengan keras), bukan masalah. Seperti halnya gereja yang membunyikan lonceng," ucap Goebbels.
Sementara itu, Ketua Delegasi Eropa untuk Hubungan Negara-negara Asia tenggara dan ASEAN, Dr Werner Langen menyampaikan, di salah satu kota di Jerman, Cologne, terdapat masjid yang sedang dibangun. Kelak jika sudah jadi, masjid dengan bangunan modern itu akan menjadi salah satu masjid terbesar di Eropa.
"Di negara saya, di Cologne yang merupakan salah satu kota terbesar di Jerman ada masjid besar yang masih dalam pembangunan. Ini merupakan salah satu yang terbesar di Eropa," kata Langen.
Masjid itu memiliki luas 4.500 meter persegi. Masjid bergaya Ottoman ini memiliki kubah dengan tinggi mencapai 35 meter. Kubah masjid dibuat seperti bola dunia yang transparan dan berdinding kaca.
Di masjid ini, terdapat dua menara setinggi 55 meter. Arsitek masjid ini adalah Paul Bohm yang biasa merancang bangunan gereja. Pembangunan masjid ini sempat menuai kontroversi lantaran ada ketakutan meningkatnya kekuatan populasi Muslim. Namun polling media setempat justru menunjukkan sebagian masyarakat mendukung pembangunan masjid ini.
"Saat ini di UE terdapat lebih dari 500 masjid," ucap Langen.
(vit/fay)











































