Keluarga Malu dan Pasrah dengan Isu Tangisan di Makam Desi

Keluarga Malu dan Pasrah dengan Isu Tangisan di Makam Desi

- detikNews
Selasa, 22 Feb 2011 15:21 WIB
Jakarta - Keluarga Desi merasa tak nyaman dengan isu suara tangisan yang terdengar dari makam almarhumah yang menyebar di kalangan warga Cibesut, Jatinegara, Jaktim. Mereka merasa dipermalukan dan berharap warga segera membubarkan diri dari makam Desi karena isu suara tangisan tidaklah benar.

"Dengan insiden ini kita dipermalukan, kita masih dalam keadaan duka dan dengan kejadian ini kita merasa enggak nyaman," ujar kakak tertua Desi, Bono (22), saat ditemui di rumahnya di RT 02/04 Cibesut, Selasa (22/2/2011).

Dia mengaku, saat warga ramai berkerumun di sekitar makam Desi, dia sempat meminta agar warga membubarkan diri. Dia dan ibunya, Sani (42), mencoba mengusir warga, namun tidak berhasil.

"Yang pergi seorang yang datang 100 orang. Setelah itu kita duduk di rumah, terserah orang mau percaya apa enggak dengan isu itu," ujar Bono di rumah sederhananya berlantai dua di pemukiman padat penduduk itu.

Dia juga menegaskan, keluarga tidak akan melakukan pembongkaran makam, untuk memberi bukti kepada warga bahwa tidak ada yang menangis.

"Enggak ada mau bongkar makam. Saya telepon ke ayah saya, biarin saja orang mau lihat makam, mau percaya apa enggak," ujar Bono.

Keluarga tidak ambil pusing siapa yang menyebarkan isu suara tangisan itu. Keluarga tidak akan lapor polisi.

"Masalahnya siapa yang mau dilaporin? Jadi di sini itu ya kalau isu cepet merembet, isu itu enggak bener. Misalnya saja kalau ada isu pembagian uang Rp 1.000, taruhannya nyawa juga akan dikejar sampai ke Ujung Berung," urainya.

Keluarga, lanjut Bono, saat ini masih berduka dan tengah menyiapkan tahlilan untuk Desi hari yang kelima.

(ndr/nrl)


Berita Terkait