Presiden Mega Juga Temui Ferry Santoro di Istana Negara
Selasa, 18 Mei 2004 22:41 WIB
Jakarta - Jadwal sangat padat dilalui kameramen RCTI Ferry Santoro setelah dilepaskan GAM Minggu (16/5/2004). Begitu sampai di Bandara Soekarno Hatta tak henti-hentinya Ferry melayani para pihak yang ingin menemuinya. Baik kalangan jurnalis, keluarga, pihak RCTI maupun para pejabat tinggi negara.Selain Amien Rais, malam ini secara mendadak Ferry Santoro juga bertemu dengan Presiden Megawati Soekarnoputri yang juga capres dari PDIP. Pertemuan berlangsung di Istana Negara Jl Veteran, Jakarta Pusat, berlangsung sekitar sepuluh menit.Dalam pertemuan tersebut, Megawati mengatakan kegembiraannya atas pembebasan Ferry Santoro yang ditahan GAM selama 11 bulan. "Saya bersyukur atas nama pribadi dan pemerintah atas pembebasan Ferry Santoro dan warga sipil lainnya. Mudah-mudahan ini isyarat untuk memperbaiki situasi yang lebih baik secara bersama-sama," kata Megawati.Presiden juga berpesan agar Ferry jangan lama-lama kangen-kangenannya, juga jangan terlalu larut, karena banyak teman-teman yang ingin dapat cerita langsung dari Ferry. "Dan tentu anda akan bekerja seperti biasanya. Teman-teman anda pasti ingin mendapatkan cerita ekslusif sejak 11 bulan lalu," imbuhnya.Setelah Megawati berpidato, Ferry diberi kesempatan memberikan sambutan juga. Dalam kesempatan tersebut, Ferry merasakan rasa kagetnya diundang ke Istana untuk bertemu dengan Presiden. "Saya kaget diundang ke Istana," katanya.Kemudian, di depan Presiden, Ferry menceritakan pengalaman 11 bulan berada ditangan GAM. Tidur di hutan, berpindah-indah tempat dan tidur beralaskan plastik. "Makan juga makanan seadanya," katanya.Setelah bertemu Presiden, Ferry belum bisa bebas apalagi beristirahat. Ia masih harus ke kantor RCTI untuk mengikuti acara penyambutan yang dilakukan rekan-rekannya. Setelah itu, masih harus melayani wawancara yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi swasta itu sampai tengah malam.
(jon/)











































