GMKI Makassar Tuntut Kapolri Dicopot Akibat Rusuh Temanggung

GMKI Makassar Tuntut Kapolri Dicopot Akibat Rusuh Temanggung

- detikNews
Selasa, 22 Feb 2011 14:04 WIB
Makassar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) berunjuk rasa di Makassar menuntut Kapolri Jenderal Timur Pradopo dicopot. Timur dianggap bertanggung jawab, karena polisi dinilai gagal mencegah rusuh dan perusakan gereja di Temanggung.

Aksi ini dilakukan 20 mahasiswa GMKI Makassar di depan Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (22/2/2011). Para mahasiswa dari beberapa kampus di Makassar ini membawa beberapa spanduk, di antaranya bertuliskan 'Usut Tuntas Penyerangan Rumah Ibadah' atau 'Dunia Tanpa Kekerasan Itu Mungkin!'. Mereka melakukan longmarch dari sekretariatnya di Jl Gunung Bawakaraeng, menuju Monumen Mandala.

Menurut korlap aksi GMKI, Donald, pernyataan polisi yang menyebut kerusuhan Temanggung hanyalah kasus kriminal biasa, telah melukai hati umat Kristiani. Donald menganggap polisi sengaja membiarkan ratusan warga merusak rumah ibadah dan sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian di Temanggung dan Pandeglang merupakan aksi terorganisir dan sistematis yang sengaja dibiarkan oleh aparat," pungkas Donald.

Donald menambahkan, mereka tidak puas jika tanggung jawab kepolisian hanya dengan pencopotan Kapolsek dan Kapolres setempat. Mereka meminta Kapolri juga turun dari jabatannya. Aksi GMKI ini berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Polsek Ujungpandang.

(mna/fay)


Berita Terkait