Massa FPI Datangi Acara Penarikan Undian MMI
Selasa, 18 Mei 2004 20:39 WIB
Jakarta - Sekitar 100 orang dari Front Pembela Islam (FPI), dengan membawa pentungan, beberapa saat yang lalu mendatangi acara penarikan hadiah undian olahraga berhadiah MMI di lapangan softball Senayan, Jakarta, Selasa (18/5/2004).Massa yang hampir semuanya berbaju dan berpeci putih itu datang ke lokasi sekitar pukul 20.05 WIB. Mereka langsung mencopoti umbul-umbul yang ada di sekitarnya dan merusak beberapa karangan bunga yang ditujukan buat PT Magnum Metropolitan Indonesia selaku penyelenggara undian.Mereka juga meneriakkan kata-kata makian kepada MMI karena dianggap telah menyebarkan judi kepada masyarakat dengan dalih undian olahraga. “Yang laki-laki keluar…” demikian salah satu teriakan yang terdengar saat itu. Acara penarikan hadiah memang dilakukan di dalam gedung di sekitar lapangan softball.Tak lama kemudian wakil direktur MMI Andi Baso keluar dan mencoba memberi penjelasan kepada massa. Belasan polisi juga sudah membuat barikade untuk menghalang-halangi massa FPI. Namun setiap omongan Andi selalu ditimpali kata-kata, “Bohong…bohong…”. Ia bahkan sempat ingin dipukul oleh beberapa orang, sebelum ditahan aparat.Sebelumnya, polisi menerima pemberitahuan bahwa hari ini akan ada aksi demonstrasi ke Gedung KONI Pusat oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya Gerakan Mahasiswa Anti Judi. Kelompok itu memang mendatangi acara penarikan hadian tersebut, namun jumlahnya hanya sekitar 20-an. Aksi mereka juga berlangsung damai, yakni hanya membagi-bagikan selebaran bertuliskan “Stop Judi Berkedok Undian” kepada wartawan maupun para undangan yang akan mengikuti acara tersebut. Tak lama setelah aksi itu selesai, giliran FPI datang dan membuat aksi seperti diterangkan di atas.
(a2s/)











































