"Sejauh ini dilaporkan 65 korban tewas, tapi tidak ada WNI yang menjadi korban tewas," kata Sekretaris II Pensosbud KBRI Wellington Murdi Primbani saat berbincang dengan detikcom, Selasa (22/2/2011).
Meski begitu, Murdi akan terus memantau perkembangan di Selandia Baru. Pihaknya berharap tidak ada WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. "Semoga semua aman-aman saja, tidak ada yang jadi korban," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Lincoln University yang banyak mahasiswa Indonesia dilaporkan semua baik-baik saja, tidak ada yang tewas. Saya masih menunggu dari universitas lain di kota tersebut," kata Murdi.
Murdi mengatakan, jumlah WNI di Selandia Baru sekitar 3 ribu orang. Kota yang mengalami kerusakan paling parah terletak di Christchurch, kota terdekat dengan pusat gempa yang terjadi pada jam makan siang tersebut. (ken/asy)










































