Cina Blokir Taiwan dari Organ PBB
Selasa, 18 Mei 2004 18:12 WIB
Den Haag - Upaya Taiwan untuk masuk menjadi pengamat dalam organisasi kesehatan dunia WHO, salah satu organ PBB, kembali gagal. Cina memblokir upaya itu melalui langkah diplomatik.Melalui voting, seperti disiarkan koran Belgia Gazet van Antwerpen, hari ini Selasa (18/5/2004), Taiwan hanya memperoleh dukungan dari Amerika Serikat (AS) dan Jepang, ditambah 23 negara dari Afrika, Amerika Tengah, kawasan Karibia dan Pasifik, yang selama ini telah memiliki hubungan diplomatik dengan negeri itu. Sebaliknya Cina melalui lobi-lobi diplomatik berhasil menggalang dukungan dari total 133 negara untuk menghalangi masuknya Taiwan ke dalam organ PBB tersebut.Bagi Taiwan, kegagalan ini merupakan yang kedelapan kali secara berturut-turut. Padahal langkah cantik telah dimainkan, yakni dengan tidak mempresentasikan diri sebagai 'negara Taiwan' melainkan sebagai 'entitas kesehatan'. Selain itu Taiwan dalam argumennya juga menyebutkan bahwa masuknya negeri pulau tersebut ke dalam WHO akan sangat penting misalnya bagi upaya pemberantasan wabah pernyakit SARS. Sialnya, segala jurus diplomasi Taiwan itu mudah dipatahkan oleh Cina. Melalui deputi Menteri Kesehatan Gao Qiang, Cina juga menilai langkah-langkah Taiwan tersebut sebagai mempolitisir problematika kesehatan. Cina selama ini memang terus berupaya mengganjal upaya Taiwan untuk masuk menjadi anggota PBB. Pasalnya, negeri itu masih tetap mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan berpendapat hanya ada satu perwakilan Cina di PBB, yakni Beijing.
(es/)











































