Gerindra Siap Tolak Jika Angket Pajak Tidak Rasional

Gerindra Siap Tolak Jika Angket Pajak Tidak Rasional

- detikNews
Selasa, 22 Feb 2011 10:16 WIB
Gerindra Siap Tolak Jika Angket Pajak Tidak Rasional
Jakarta - Partai Gerindra siap menolak usulan hak angket mafia pajak apabila penjelasannya tidak rasional. Gerindra ingin ada penjelasan mengenai nasib Panja maupun Pansus Perpajakan, sebelum melangkah ke hak angket.

"Kalau penjelasan tidak rasional, kita menolak," kata juru bicara Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat sebelum menghadiri sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/2/2011).

Menurut dia, perlu dijelaskan posisi panja dan pansus perpajakan yang dibentuk Komisi III dan Komisi XI DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa masih ada atau tidak. Kita harus evaluasi bahwa panja ini kalau tidak efektif, baru tahapannya ke angket. Tidak bisa berjalan sekaligus. Orangnya kan sama. Saya anggota panja juga sekaligus anggota pansus. Obyeknya sama, kenapa tidak diselesaikan dulu yang di panja baru ke angket," papar dia.

Martin menyarankan agar sebaiknya tidak membuat usulan yang menjadi keputusan emosional.

"Harusnya rasional saja. Sama ketika kasus Century, di akhir pansus hasilnya Sri Mulyani. Tetapi ketika Sri Mulyani keluar, Century seolah-olah hanya menjadi retorika dan tidak serius," kata Martin.

Ia juga menepis tudingan Gerindra mendapat jatah menteri setelah menolak usulan hak angket mafia pajak ini. "Saya kira itu rumor yang naif. Ini semata-mata idealisme," ujarnya.

Partai yang memastikan diri menolak angket adalah PD, PAN, dan PKB. Sementara itu, PDIP, Golkar, PKS, dan Hanura, dipastikan akan mendorong angket mafia pajak sampai gol. Golkar dan PKS bahkan mengabaikan ancaman PD terkait evaluasi di internal koalisi. Oleh karena itu suara dari Gerindra dan PPP akan menentukan.
(aan/fay)


Berita Terkait