Seperti dikutip Reuters, Selasa, (22/2/2011), TV lokal menunjukkan mayat yang diambil dari puing-puing yang berserakan di pusat kota. Meski tidak jelas apakah mereka masih hidup atau telah meninggal tapi polisi setempat melaporkan banyak korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut US Geological Survey, peritiwa tersebut terjadi pukul 12.51 waktu setempat, Senin (21/2/2011) dengan kedalaman pusat gempa hanya 4 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu apakah ada orang di bawah reruntuhan ini," katanya, sebelum dia muncul untuk menambahkan dengan suara tenang, "Saya kira begitu."
Β
Gempa itu berpusat sekitar 10 km barat daya Christchurch, yang telah mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,1 pada September lalu.
"Ada banyak kerusakan, TV kami telah hancur dan ada keretakan besar di rumah. Tetangga telah kehilangan pagar bata," kata Nicholas Hextall, yang tinggal di Christchurch melalui sambungan telepon. Akibat gempa ini listrik dan air telah mati.
Selandia Baru adalah wilayah yang berada di antara Samudera Pasifik dan lempeng tektonik Indo-Australia, rata-rata lebih dari 14.000 gempa bumi setahun terjadi di sini, di mana sekitar 20 gempa yang biasanya besarnya di atas 5,0 SR. (asp/mad)











































