"Yang agak perlu mendapatkan perhatian lebih WNI kita di Yaman," kata Wakil Menteri Luar Negeri Triono Wibowo di Istana Bogor, Selasa (22/1/2011) pagi.
Alasannya, menurut Triono, sebagian besar WNI yang di Yaman adalah mahasiswa. Jumlahnya tak kurang dari 100 orang. "Yang di Yaman, 100-an orang dan sebagian besar mahasiswa," imbuhnya.
Sementara, imbuh Wahyu, WNI yang berada di Libya atau Bahrain sebagian besar adalah profesional yang bekerja di perusahaan-perusahaan minyak. "Kalau di Libya, Bahrain, ada juga WNI kita. Di Libya banyak, tapi sebagian besar profesional di perusahaan minyak," papar pria berkacamata tersebut.
Namun menurut Triono, hingga saat ini belum ada evakuasi terhadap para WNI di negara-negara tersebut. Menurutnya, juga belum ada laporan adanya korban dari WNI dalam aksi-aksi itu.
(anw/mad)











































