"Itu sudah tidak penting, karena yang hilang bukan data militer, hanya presentasi," kata Triyono di Istana Bogor, Senin (22/2/2011) pagi.
Triyono menganggap, gencarnya media di Korea Selatan yang memberitakan kasus hilangnya laptop delegasi Indonesia cuma spekulasi saja. "Itu spekulasi saja," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada Dubes RI, Menteri Luar Negeri Korea Selatan membantah informasi hilangnya laptop delegasi RI ini dari mereka. "Kementerian luar Negeri Korea prihatin dengan hilangnya laptop tersebut, Kemenlu Korea Selatan membantah informasi tersebut dari dia," ungkap Triyono.
Kabar yang simpang siur soal isu pencurian data militer dari delegasi Indonesia di Korsel membuat Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menperin MS Hidayat, dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa menggelar jumpa pers bareng. Kepada publik, kemarin mereka bertiga menegaskan tidak ada pencurian data penting di Korsel.
Jumpa pers dadakan dilakukan di sela-sela rapat pematangan rencana induk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Istana Bogor, Senin (21/2/2011) kemarin. (anw/gah)











































