Dilaporkan reuters, Senin (21/2/2011), di antara korban luka juga terdapat petugas kepolisian. Aksi diikuti oleh 37 ribu rakyat Maroko di 12 kota, termasuk Marrakesh, Tangier dan Sefrou. Demikian disampaikan Menteri dalam negeri Maroko Taib Cherkaoui.
Para pendemo meminta agar raja Maroko Muhammad turun dan membubarkan pemerintahan yang berkuasa. Aksi ini terinspirasi dari perjuangan rakyat Mesir dan Tunisia.
Sementara korban tewas ditemukan dalam sebuah bank di utara kota Hoceima. Menurut Taib, di kota tersebut telah terjadi perusakan terhadap fasilitas negara, bank dan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"120 orang telah ditangkap," sambungnya.
(mad/asp)










































