"Kami konsolidasi internal fraksi dan komunikasi dengan fraksi lain. Kami yakin lebih banyak anggota Dewan yang mendukung tidak adanya urgensi hak angket pajak," kata Anas kepada wartawan.
Hal itu diungkapkan Anas usai rapat internal Fraksi Demokrat di Gedung DPR, Senayan, Senin (21/2/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu pihaknya optimistis penolakan hak angket perpajakan akan terwujud. "Kami optimistis bahwa yang berpikir jernih dan rasional bisa mengalahkan pikiran yang kalap," imbuhnya.
Mengenai sikap partai Golkar yang terus mendukung hak angket tersebut, Anas berujar mengikhlaskannya. Ia menerangkan bahwa politik itu bebas milih jalan sendiri dan posisi tidak bisa dipaksa.
"Yang kerasan (betah) di dalam tetap di dalam. Bagi yang di luar ya tidak bisa dipaksa. Diikhlaskan saja (Golkar)," tutupnya.
(feb/mad)











































