USS Reuben James memiliki berat 4100 ton dan panjangnya 138 meter. Kapal berwarna dominan perak ini digerakkan oleh dua mesin turbin uap LM 2500 yang mampu mencapai kecepatan maksimum sampai 30 knots.
Untuk menopang fungsi utamanya sebagai kapal perang penghalau kapal selama, UU Reuben James dilengkapi sistem persenjataan yang cukup mumpuni. Kapal ini dilengkapi berbagai senjata mutakhir seperti MK 75-76 MM Gun dan pelontar torpedo berjenis MK32.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk sistem navigasi dan radar, teknologi yang dimiliki USS Reuben James tak kalah mentereng dari persenjataan yang dimilikinya. Kapal ini memiliki sistem AN/SQR-19 Towe Array Sonar dan AN/SLQ-32 (V) 5 Electronic Warfare System yang memudahkannya mendeteksi pergerakan benda asing, sekali pun berada di bawah laut.
Seluruh sistem navigasi dan persenjataan bermuara di ruang komando utama. Persis seperti dalam pemandangan di film-film hollywood tentang kapal perang, ruangan komando utama USS Reuben James terdiri dari satu layar utama dan didukung belasan screen monitor pendukung lainnya.
"Dari sini semuanya dikendalikan. Mulai dari pendeteksian gerakan lawan sampai peluncuran misil," ujar Sersan Brian K Luzano, salah seorang awak USS James kepada wartawan di ruang komando utama, USS James yang tengah diparkir di Tanjung Priok, Senin (21/2/2011).
USS Reuben Reuben James merapat di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok sekitar pukul 09.00 pagi ini. Kapal dengan warna dominan perak tersebut berkekuatan kurang lebih sekitar 200 personel.
"Kedatangan kami ke sini untuk persahabatan dengan angkatan laut Indonesia. Kami akan menggelar sejumlah kegiatan di antaranya latihan bersama," tutur Kapten Kapal Letkol David Miller kepada wartawan di atas dek helipad USS Reuben James, Senin (21/2/2011) siang.
Miller mengatakan dia dan awak kapalnya akan singgah selama tiga hari di Indonesia. Tiga hari tersebut akan di manfaatkan dengan berbagai kegiatan antara lain, berinteraksi dengan siswa-siswa sekolah, pertandingan sepabola antara awak USS Reuben James dan perwakilan dari TNI AL serta pembicaraan mengenai angkatan laut secara umum.
Selain dilibatkan dalam sejumlah latihan perang, USS Ruben Jeames pernah juga terlibat dalam perang di teluk persia dari Agustus 2002 sampai April 2003. Kapal yang mampu mencapai kecepatan 30 knot ini juga terlibat dalam operasi pembebasan di Iraq pada pertengahan 2000-an.
(fjr/mad)











































