Pasukan Thailand Mungkin Ditarik dari Irak Setelah 30 Juni
Selasa, 18 Mei 2004 15:34 WIB
Jakarta - Para prajurit Thailand yang ditempatkan di Irak kemungkinan akan ditarik setelah penyerahan kekuasaan dari AS ke pemerintah interim Irak pada 30 Juni mendatang. Penarikan pasukan akan dilakukan jika situasi keamanan terus memburuk.Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Thailand Chettha Thanajaro, seperti diberitakan AFP, Selasa (18/5/2004)."Saatnya bisa pada 30 Juni ketika penyerahan, saat Thailand akan mempertimbangkan kembali apakah kami akan melanjutkan, karena untuk menarik pasukan dari Irak kita perlu alasan yang kuat," tukas Chettha kepada wartawan di ibukota Bangkok."Itu memang keputusan Thailand, namun jangan lupa bahwa komitmen kita adalah berada di sana hingga akhir September," imbuh pejabat tinggi negara Asia Tenggara itu.Menurut Deputi Perdana Menteri Thai Chavalit Youngchaiyudh, pasukan Thai akan dibubarkan dari Camp Lima, pangkalan AS dekat Karbala, setelah penyerahan kekuasaan Juni nanti. Dan pada akhirnya akan ditarik dari negeri bekas rezim Saddam Hussein itu.Perdana Menteri Thai, Thaksin Shinawatra pada September 2003 lalu, memerintahkan pengiriman pasukan ke Irak selama setahun. Namun bulan lalu, Thaksin mengisyaratkan bahwa pasukan Thai bisa ditarik dari Irak lebih cepat dari jadwal semula. Dikatakan Thaksin, dirinya berharap pemerintah AS akan memahami jika Thailand harus mengambil keputusan tersebut dikarenakan meningkatnya kekerasan di Irak.
(ita/)











































