Tripoli saat ini dalam kondisi panas. Menurut para saksi mata dan pasukan keamanan seperti diberitakan Press TV, Senin (21/2/2011), terjadi bentrokan antara para demonstran dan pasukan keamanan di Tripoli. Bahkan para penembak jitu telah melepaskan tembakan ke arah para demonstran.
Menurut saksi-saksi mata, sekelompok orang pendukung Khadafi melepaskan tembakan dari kendaraan-kendaraan yang melaju ke para demonstran antipemerintah. Insiden itu dilaporkan menimbulkan beberapa korban tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rezim Khadafi menggunakan kekerasan menghadapi aksi-aksi demo tersebut. Bahkan putra Khadafi, Saif al-Islam Khadafi menegaskan, otoritas Libya akan bertempur habis-habisan untuk mematahkan setipa upaya pemberontakan.
Korban jiwa pun terus berjatuhan. Menurut organisasi HAM internasional, Human Rights Watch, setidaknya 173 orang tewas sejak pekan lalu akibat kekerasan aparat Libya.
Pemerintah Amerika Serikat telah mendesak pemerintah Libya untuk menghentikan kekerasan tersebut. juga mengingatkan Yaman untuk menghormati hak-hak rakyatnya untuk melakukan demonstrasi damai.
(ita/nrl)











































