Di Riau Ditemukan 37 Hotspot

Di Riau Ditemukan 37 Hotspot

- detikNews
Selasa, 18 Mei 2004 14:47 WIB
Pekanbaru - Memasuki musim kemarau yang mulai melanda Riau Daratan beberapa hari terakhir ini, titik api kembali muncul. Sedikitnya 37 titik api (hotspot) di dua kabupaten di provinsi pengekspor asap terbanyak di Indonesia tahun 1999 itu.Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Riau, Drs Ahmad Syah Harofie kepada detikcom, Selasa (18/05/2004) mengatakan, berdasarkan data dari satelit Asian Specialised Meteorological Centre in Singapore (ASMC) yang berkedudukan di Singapura, pada 12 Mei 2004 ditemukan 37 titik panas (hotspot) di Riau."Data terakhir yang kami terima pada 12 Mei 2004, berdasarkan pantauan satelit, di Riau terdapat 37 titik api yang tersebar di beberapa kabupaten," ujarnya saat dihubungi melalui telepon.Titik-titik panas itu tersebar di dua kabupaten yakni Rokan Hilir dan Rokan Hulu. Di Kabupaten Rokan Hilir ditemukan 14 titik api. Titik api itu menyebar di sejumlah lahan hak pengusahaan hutan (HPH) dan Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri HPHTI serta lahan perkebunan.Di Rokan Hilir, ditemukan 4 titik api di areal HPH milik PT Rokan Permai Timber dan 3 titik api juga ditemukan di lahan HPHTI milik PT Perawang Lumber Industri. "Sedangkan di areal perkebunan kepala sawit, ditemukan 5 titik api di perkebunan PT Ivomas Tunggal dan PT Lahan Tani Sakti ditemukan 2 titik api," urai Ahmad.Selanjutnya 23 titik api lainnya menyebar di lahan HPH, HPTI dan perkebunan di Kabupaten Rokan Hulu. Di areal HPH PT Rokan Permai Timber ditemukan 6 titik api. Ditemukan juga 13 titik api di perkebunan kelapa sawit PT Adey Crumb Rubber yang dimiliki investor asal Malaysia. Empat titik api lagi ditemukan di lahan perkebunan kelapa sawit PT Perdana Inti Sawit. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads