Sapi-sapi milik warga dikumpulkan di kebun milik salah satu warga setempat, Senin (21/2/2011). Petugas dari Dinas Peternakan setempat selanjutnya memberikan obat antibiotik dan vitamin sebagai penguat antibodi serta vaksinasi terhadap sapi-sapi tersebut.
"Selain yang telah dikumpulkan ini, kami juga akan melakukan penyisiran dari rumah ke rumah untuk memastikan bahwa semua ternak sapi yang ada di kawasan ini telah mendapatkan penanganan untuk pencegahan antraks," ujar Tri Wiyono, petugas peternakan Kecamatan Klego, saat ditemui di lokasi.
Selain di lokasi tersebut, Dinas Peternakan Boyolali juga akan melakukan vaksinasi antraks di Kecamatan Kemusu dan Kecamatan Andong yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen. Sapi bermasalah yang diduga terkena antraks dan menulari sembilan warga di Boyolasi, adalah sapi dari daerah Sragen yang dibeli di pasar hewan.
Sebelumnya Pemkab Boyolali menyatakan daerahnya sebagai daerah KLB Antraks karena telah ada suspect penularan antraks dari hewan kepada manusia. Sembilan warga Tangkisan, Desa Karangmojo, Kecamatan Klego, Boyolali, diduga terjangkit penyakit antraks yang tertular dari sapi piaraan.
(mbr/fay)











































