"Begini, kita tetap ingin menghargai Ibu Megawati sebagai Presiden kelima," kata Sekretaris Setgab partai koalisi Syarif Hasan di sela-sela rapat kerja pemerintah di Istana Bogor, Senin (21/2/2011).
Syarif mengaku tidak tahu apakah pemanggilan Mega ini relevan atau tidak dengan kasus yangs edang ditangani oleh KPK tersebut. "Saya tidak tahu. Apapun yang terjadi tetap harus dihormati," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarif, yang juga menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM ini menolak saat ditanya apakah dukungannya kepada Megawati tersebut untuk antisipasi jika Presiden SBY kelak saat tidak menjabat lagi juga akan dipanggil oleh KPK.
"Ya nggak dong. Tidak jadi masalah itu. Saya pikir tidak perlu, kalau memang ada. Ternyatakan tidak ada, yang dilakukan kepala pemerintah masih sesuai, memberantas korupsi, semua transparan dan akuntabel," jawab Syarif.
(anw/ndr)











































