Dalam aksi unjuk rasa itu, lebih dari 3 ribu warga Palestina membanjiri lapangan utama Al Manara di Kota Ramallah. Massa mengecam veto pemerintahan Presiden Barack Obama dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Jumat, 18 Februari waktu setempat yang menggagalkan resolusi PBB tersebut.
Dalam aksi demo tersebut, sebagian demonstran meneriakkan "Pergi, Obama! Demikian seperti dilansir media Press TV, Senin (21/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sidang Dewan Keamanan PBB (DK PBB) mengenai resolusi tersebut, hanya AS yang menolak resolusi yang menyebut pembangunan pemukiman Yahudi sebagai ilegal tersebut. Sementara 14 negara anggota DK PBB lainnya mendukung resolusi yang juga menyerukan penghentian pembangunan pemukiman itu.
Sebelumnya pada tahun 2006, AS juga telah dua kali menggunakan hak vetonya ketika DK PBB mencoba mengadopsi dua resolusi yang mendesak Israel menghentikan operasi militernya di Jalur Gaza.
(ita/nrl)











































