Jelang Pelantikan Presiden Chen, Cina Ingatkan Taiwan
Selasa, 18 Mei 2004 13:28 WIB
Jakarta - Pemerintah Cina mengingatkan Taiwan bahwa pihaknya akan menghancurkan setiap langkah menuju kemerdekaan Taiwan "secara tegas dan menyeluruh dengan cara apapun." Peringatan ini disampaikan Cina hanya beberapa hari sebelum pelantikan Presiden Taiwan, Chen Shui-bian untuk masa jabatan kedua kalinya. Meski begitu Beijing tetap membuka peluang untuk memulai kembali dialog dan meningkatkan hubungan dengan Taiwan, jika Chen ataupun pemimpin mendatang Taiwan lainnya mengakui kalau pulau tersebut dan dataran Cina merupakan bagian dari Cina yang sama.Dalam statemen yang dirilis bersama oleh Partai Komunis dan Kantor Urusan Taiwan, pemerintah Cina mengingatkan Taiwan untuk tidak bermain api. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (18/5/2004)."Para pemimpin Taiwan punya dua jalan di depan mereka: satu untuk segera menarik mundur dari langkah-langkah bahaya mereka menuju kemerdekaan, mengakui bahwa kedua pihak di Selat Taiwan adalah milik Cina yang sama," demikian statemen tersebut."Jalan lainnya adalah meneruskan agenda separatis mereka untuk melepaskan Taiwan dari Cina dan pada akhirnya, akan menemui kehancuran mereka sendiri dengan bermain api," imbuh statemen Cina.Chen kembali terpilih sebagai Presiden Taiwan dalam pemilihan Maret lalu, sehari setelah ditembak dalam acara kampanyenya. Dengan kemenangan ini, Chen akan kembali memimpin Taiwan selama empat tahun mendatang. Pelantikan dirinya dijadwalkan pada 20 Mei mendatang.Selama ini pemerintah Beijing tetap menganggap Taiwan sebagai provinsi yang melepaskan diri dan akan kembali bersatu dengan dataran Cina, bahkan jika perlu dengan jalan kekerasan.
(ita/)











































