9 Aktivis Pro-Gus Dur Mogok Makan di KPUD Jateng

9 Aktivis Pro-Gus Dur Mogok Makan di KPUD Jateng

- detikNews
Selasa, 18 Mei 2004 13:12 WIB
Semarang - Sekitar 60 aktivis Gerakan Muda NU Anti Diskriminasi (Germani) mendemo KPUD Jawa Tengah. Sembilan orang diantaranya bahkan melakukan aksi mogok makan.Germani menuntut pencabutan SK KPU 26/2004 tentang syarat kesehatan capres dan cawapres. Berbagai poster yang digelar bertuliskan "Bubarkan KPU", "Cabut SK KPU", "Pilpres 2004 penuh diskriminasi", "NU pilih Gus Dur sebab full smile" dan "Intelektual NU siap gantikan KPU".Aksi dimulai di depan Masjid Baitturachman jalan Pandangaran Semarang pukul 10.30 WIB. Setelah berorasi, demonstran melakukan long march ke kawasan bundaran air mancur jalan Pahlawan. Kemudian dilanjutkan ke KPUD Jawa Tengah jalan Veteran pukul 11.15 WIB, Selasa (18/5/2004). Total jarak tempuh sekitar 1,5 km.Setibanya di KPU, Germani melakukan orasi. Selain membawa 9 bendera NU, mereka juga mendirikan tenda dari kain warna hitam di teras Kantor KPUD Jawa Tengah.Sembilan aktivis Germani melakukan aksi mogok makan. Mereka adalah Sukron, Hasyim, Imron, Zaki, Bobby, Sabit, Muhajir, Suraji, dan Naini."Aksi mogok makan akan berlangsung hingga SK KPU itu dicabut. Rencananya, pada Kamis 20 Mei 2004, aksi mogok makan akan dilakukan di seluruh Jawa Tengah," kata koordinator aksi Suparno.Menurut Suparno, Germani menolak segala macam bentuk diskriminasi dan gaya kepemimpinan Orde Baru. Mereka juga mendukung perjuangan Gus Dur dalam rangka membangun demokratisasi bangsa.Sekitar pukul 11.30 WIB, Germani ditemui Ketua KPUD Jawa Tengah Fitriyah. Di tengah massa, Fitriyah mengaku akan menyampaikan keinginan dan aspirasi Germani."KPUD tidak punya wewenang mencabut SK KPU. Sehingga kita hanya bisa memberi masukan ke KPU Pusat," jelas Fitriyah.Setelah mendengar penjelasan Fitriyah, demonstran meninggalkan lokasi pukul 13.00 WIB. Mereka meninggalkan 9 rekannya yang menjalankan aksi mogok makan. (sss/)


Berita Terkait