PDIP Tak Risau Hasyim Dinonaktifkan dari PBNU
Selasa, 18 Mei 2004 12:56 WIB
Jakarta - PDIP tidak risau Hasyim Muzadi dinonaktifkan sebagai Ketum PBNU oleh Syuriah PBNU. PDIP menjamin dukungan warga NU pada Hasyim tetap mengalir meski Hasyim non aktif dari kursi Ketum PBNU.Demikian disampaikan Wasekjen PDIP Pramono Anung seusai menghadiri deklarasi PDS mendukung Mega-Hasyim di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta, Selasa (18/5/2004)."Kami yakin warga NU sudah sangat dewasa untuk memilih pemimpin yang mana. Dan kami yakin warga NU mengetahui siapa yang bekerja keras, siapa yang membangun NU, dan siapa yang lebih dikenal dengan NU daripada yang secara tidak langsung membangun NU," kata Pramono Anung."PDIP tidak merisaukan hal itu, tapi semua yang bisa menjawab adalah Pak Hasyim," sambungnya.Pada Minggu malam (16/5/2004), dalam rapat di Rembang-Jateng, Syuriah PBNU menonaktifkan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dan menerima pengunduran diri Ketua PBNU Solahudin Wahid. Keputusan ini berlaku sejak keduanya ditetapkan sebagai calon wakil presiden oleh KPU hingga berakhirnya proses pemilihan presiden.Penonaktifan juga berlaku bagi segenap pengurus NU di setiap tingkatan yang secara resmi bertindak sebagai tim sukses atau juru kampanye masing-masing Capres-Cawapres. Selama dalam status nonaktif mereka tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas institusi ke-NU-an.
(nrl/)











































