Komnas HAM Siap Beberkan Penyelidikan Kasus Cikeusik ke DPR

Komnas HAM Siap Beberkan Penyelidikan Kasus Cikeusik ke DPR

- detikNews
Senin, 21 Feb 2011 09:34 WIB
Jakarta - Komisi III DPR telah melayangkan undangan untuk rapat dengar pendapat dengan Komnas HAM. Dalam kesempatan itu, Komnas HAM siap membeberkan hasil penyelidikan sementara kasus kekerasan di Cikeusik, Pandeglang, Banten.

"Undangan rapat pukul 10.00 WIB. Yang diminta DPR adalah soal-soal umum HAM seperti perkembangan kasus HAM, kecenderungan penegakan HAM, fungsi Komnas HAM. Kalau ditanya soal Cikeusik, kami siap up date," ujar komisioner Komnas HAM Ridha Saleh kepada detikcom, Senin (21/2/2011).

Jika dimintai up date soal kekerasan di Temanggung, Jawa Tengah, maupun Pasuruan,
Jawa Timur, Komnas HAM pun siap memberikan penjelasan. Ridha menjelaskan, terkait
kasus kekerasan di Cikeusik, pihaknya telah memeriksa 6 saksi dari Ahmadiyah.

"Mulai hari ini kita akan masuk pada pihak masyarakat yang diduga melakukan
kekerasan. Kita akan terus koordinasi dengan aparat," imbuh Ridha.

Terkait demo Front Pembela Islam (FPI) cs pada Jumat pekan lalu yang meminta Komnas
HAM agar tidak memberikan perlindungan pada Ahmadiyah, Ridha menegaskan, Komnas HAM tidak masuk ke wilayah akidah. Komnas HAM hanya masuk ke wilayah HAM dengan
menyelidiki kenapa terjadi kekerasan di sana.

"Yang datang ke Komnas HAM bukan hanya FPI tetapi juga Ahmadiyah. Ahmadiyah minta
agar kasus cepat diselesaikan. Komnas HAM masih tetap memegang prinsip imparsial
dan independen," terang Ridha.

Bentrokan antara warga dengan jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten terjadi pada Minggu (6/2). Tiga orang anggota Ahmadiyah tewas dan 5 orang lainnya luka-luka. Polri sendiri telah menetapkan sembilan tersangka yakni AD, D, UJ, KE, KM, KMH alias M, S, YA alias I dan KHU. Untuk menyelidiki kasus ini, Komnas HAM telah membuat tim khusus.

(vit/nrl)


Berita Terkait