KPU Bali Diperiksa Bawasda

Utang ke Percetakan Rp 2,1 M

KPU Bali Diperiksa Bawasda

- detikNews
Selasa, 18 Mei 2004 12:06 WIB
Denpasar - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali Anak Agung Oka Gede Wisnumurti beserta tiga anggota diperiksa Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Provinsi Bali. Pemeriksaan ini terkait utang KPU Bali ke tiga percetakan dalam pengadaan logistik pemilu legislatif sebesar Rp 2,1 miliar.Tiga anggota KPU yang diperiksa adalah Luh Riniti, Gayatri, dan I Gusti Putu Artha. Satu anggota lainnya, Lanang Perbawa, sedang bertugas ke Jakarta. Pemeriksaan dilakukan tim Bawasda yang dipimpin Nyoman Nurta di kantor KPU Bali, Jl Tjok Agung Tresna, Denpasar, dari pukul 09.00 WITA sampai 12.30 WITA, Selasa (18/5/2004).Usai diperiksa Wisnumurti menyatakan pemeriksaan terfokus pada adanya indikasi kesalahan dalam pengadaan logistik pemilu legislatif lalu, dan pada hubungan yang tidak harmonis antara anggota KPU dengan sekretariat KPU."Pemeriksaan lebih fokus pada hubungan disharmonis antara anggota dan sekretariat akibat adanya kesalahpahaman persepsi terhadap SK KPU tentang tata hubungan kerja anggota KPU dengan sekretariat. Sehingga muncul kesan hubungan antara anggota dan sekretariat tidak sinkron," jelas Wisnumurti.Untuk diketahui KPU Bali berutang sebesar Rp 2,1 miliar kepada tiga percetakan yaitu Percetakan Bali, Percetakan Mabhakti, dan Percetakan Pancoran Sakti. Utang timbul dari order mencetak logistik pemilu legislatif seperti formulir rekapitulasi penghitungan suara caleg DPRD Provinsi dan DPD. Diduga terjadi mark up ratusan juta rupiah dalam kasus ini.Sementara itu dua anggota KPU Bali, I Gusti Putu Artha dan Lanang Perbawa, mendapatkan ancaman melalui SMS dari seseorang yang mengatasnamakan diri sebagai rekan Sekretaris KPU Bali Made Mudira. Si pengirim SMS meminta kedua anggota KPU tersebut tidak mengobok-obok Mudira.Atas kasus ancaman ini Wisnumurti menyatalan telah melaporkan ke pihak kepolisian. Sedang Mudira membantah terlibat dalam ancaman via SMS ini. "Ngapain sih gitu-gitu. Saya tidak pernah gitu-gitu. Kalau bisa jangan. Supaya masalahnya cepat selesai," katanya. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads