"Sudah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat," kata Juru Bicara Kemlu Michael Tene saat dihubungi detikcom, Minggu (20/2/2011).
Dia menjelaskan, yang dicuri oleh pelaku hanya laptop, namun kemudian laptop segera ditemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Michael tidak memiliki data yang detil mengenai pelaku pencurian.
"Saya tidak punya data rinci termasuk isi laptop tersebut bagaimana. Laptop hanya hilang beberapa waktu," tutupnya.
Seperti dilansir media setempat, Korea Times, pada Jumat (18/2/2011), tiga pencuri masuk ke kamar VIP pejabat tinggi Indonesia. Mereka diduga kuat mencuri informasi rahasia seputar kerjasama keamanan antara Korsel dan Indonesia.
Televisi SBS yang mengutip pejabat Kemlu Korsel mengatakan ada dua pria dan satu wanita yang diduga ras Asia, mendownload data rahasia dari laptop seorang anggota delegasi dengan flash disk. Data itu mengandung informasi sangat penting, termasuk rencana pembelian pesawat jet T-50.
Sementara itu pihak Kementerian Pertahanan (Kemhan) membantah kabar yang menyebut ada data militer Indonesia dicuri di Seoul. Laptop yang dikabarkan dicuri data-datanya itu, bukan milik delegasi Kemhan dan tidak ada data-data penting juga di dalamnya.
(ndr/rdf)










































