"Macet, tapi enggak masalah. Setahun sekali dan ini sangat meriah," ujar kata seorang pengendara yang terjebak macet, Bayan, kepada detikcom di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (20/02/2011).
Pawai perayaan Cap Go Meh ini berlangsung selama sekitar dua jam di Jatinegara. Pawai dimulai dari Vihara Amurva Bumi kemudian mengarah ke Jl Matraman kemudian melalui Jl Bekasi Timur melewati Jl Otto Iskandar Dinata, kemudian kembali lagi ke Jl Jatinegara dan kembali masuk ke dalam Vihara.
Sebelumnya, arus lalulintas sempat macet total di titik awal keberangkatan pawai karena separuh jalan dipakai peserta pawai. Bermacam aksi kesenian berbaris memanjang hingga sekitar 700 meter.
Diantaranya adalah aksi barongsai, liong, dan arak-arakan Toa Pe Kong. Selain itu pawai ini juga dimeriahkan kesenian tradisional nusantara seperti Ondel-ondel, Reog Ponorogo, dan juga Calung.
Sejak pukul 12.00 WIB warga jakarta telah memadati daerah Jatinegara untuk menyaksikan pawai ini. Meski cuaca sangat terik, hal tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk turut merayakan Cap Go Meh. Sesaat sebelum pawai dimulai, ribuan warga menyemut di pinggir Jl Jatinegara. Tidak saja orang dewasa, anak kecil dan orang tua pun turut menyaksikan pawai yang berlangsung meriah ini.
(adi/van)











































