DPR Panggil Gayus Tambunan Bulan Depan

DPR Panggil Gayus Tambunan Bulan Depan

- detikNews
Minggu, 20 Feb 2011 18:14 WIB
DPR Panggil Gayus Tambunan Bulan Depan
Jakarta - Panja Pemberantasan Mafia Pajak DPR akan memanggil mafia pajak Gayus Tambunan bulan depan. Panja tengah mengumpulkan data akurat sebelum memintai keterangan langsung kepada sang mafia pajak, Gayus Tambunan.

"Kita sedang mengumpulkan data, diperlukan beberapa kali rapat untuk membedah lagi dugaan di tim independen yang dibentuk Polri. Baru bulan depan kita akan mengundang Gayus," ujar Ketua Panja Pemberantasan Mafia Pajak DPR, Tjatur Sapto Edy, kepada detikcom, Minggu (20/2/2011).

Bekerja selama kurang lebih sebulan, Panja sudah mengumpulkan banyak data. Data-data yang diperoleh nantinya akan digunakan sebagai amunisi untuk 'menyerang' Gayus Tambunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah memantau perkembangan pengungkapan kasus Gayus, kita sudah memanggil pejabat yang dianggap perlu untuk dimintai keterangan. Kita sudah memanggil PPNS, mantan Ditjen Pajak dan Kabareskrim, dataya cukup mumpuni," beber Tjatur.

Sebelumnya diberitakan Panja Pemberantasan Mafia Pajak DPR akan memanggil mantan Kapolri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri (BHD) Kamis pekan depan. Mantan Kapolri akan dimintai keterangan terkait pengusutan kasus mafia pajak Gayus Tambunan.

"Kamis tanggal 24 Februari 2011 panja akan memanggil mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri dan Ketua Tim Independe Mathius Salempang," ujar Ketua Panja Pemberantasan Mafia Pajak DPR, Tjatur Sabto Edy, kepada detikcom, Minggu (20/2/2011).

Panja ingin mengatahui sejauh mana kinerja BHD dalam mengusut kasus mafia pajak. Panja juga akan memanggil Ketua Tim Independen Polri secara beramaan.

"Dulu kan waktu awal kasus Gayus itu Pak Bambang berjanji akan membentuk tim menyelesaikan kasus ini, nah kami ingin tahu tim ini kemana. Ketua Tim Independen Pak Mathius Salempang kami undang karena hasil kerja tim independen ini belum banyak diketahui publik. Bagaimana dengan perwira polisi yang pada saat kemarin terkait tapi tidak dituntaskan," tandasnya.

(van/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads