Warga Rawasari Akan Lanjutkan Aksi Jahit Mulut

Warga Rawasari Akan Lanjutkan Aksi Jahit Mulut

- detikNews
Minggu, 20 Feb 2011 14:20 WIB
Warga Rawasari Akan Lanjutkan Aksi Jahit Mulut
Jakarta - Semua demonstran yang melakukan aksi jahit mulut sebagai simbol penolakan terhadap penggusuran di Rawasari telah dilarikan ke Rumah Sakit akibat kondisi fisiknya yang mulai melemah. Meski demikian, warga menjanjikan akan melakukan aksi jahit mulut lanjutan.

"Sekarang sudah tidak ada lagi warga yang jahit mulut. Tapi rencanya akan ada lagi," ujar humas warga RT 16 RW 09 Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Seno Budiarto, Minggu (20/2/2011).

Ia mengatakan, setidaknya aksi jahit mulut akan terus dilangsungkan hingga hari Selasa atau Rabu pekan depan. Pada hari itu dikabarkan presiden akan memfasilitasi mereka untuk bertemu pemerintah propinsi DKI Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita masih menunggu sampai selasa atau rabu, dimana presiden katanya mau memfasilitasi ketemu pemprop (DKI Jakarta) dan pengembang (apartemen). Kalau tidak ada tindak lanjut, berarti ada konspirasi dengan pengembang" imbuhnya.

Seno juga menuntut pertanggungjawaban dari Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, jika terjadi sesuatu terhadap demonstran yang melakukan aksi jahit mulut yang telah dilarikan ke rumah sakit.

"Saya tegaskan disini, kalau terjadi sesuatu terhadap mereka sebelum hari Selasa, berarti Fauzi Bowo harus bertangungjawab," tegas Seno.

Aksi jahit mulut dilakukan oleh 4 orang warga RT 16 RW 09 Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat untuk menolak penggusuran. Mereka telah memulai aksinya sejak 11 Feburari 2011 lalu.

Jumat (18/02/11) lalu, dua orang peserta telah dilarikan ke Rumah Sakit UKI Cawang, Jakarta Timur.
Sementara hari ini, Minggu (20/02/11), dua orang lainnya ikut dilarikan ke Rumah Sakit UKI akibat kondisi fisiknya yang mulai melemah.

(adi/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads