Dua Peserta Jahit Mulut Tersisa Akhirnya Dilarikan ke Rumah Sakit

Dua Peserta Jahit Mulut Tersisa Akhirnya Dilarikan ke Rumah Sakit

- detikNews
Minggu, 20 Feb 2011 13:53 WIB
Dua Peserta Jahit Mulut Tersisa Akhirnya Dilarikan ke Rumah Sakit
Jakarta - Dua orang warga Kelurahan Rawasari yang melakukan aksi jahit mulut sebagai simbol penolakan penggusuran dilarikan ke rumah sakit. Akibat 9 hari mogok makan, kondisi fisik mereka semakin lemah sama seperti dua orang rekannya yang telah terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit.

"Dibawa ke Rumah Sakit UKI pakai ambulance jam 12.30 WIB," ujar humas warga RT 16 RW 09 Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat, Seno Budiarto, di Rawasari, Jakarta, Minggu (20/2/2011).

Dua warga peserta aksi yang dilarikan ke RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, itu adalah Eet dan Lusi. Tindakan tersebut diambil setelah tim medis merekomendasikan dua wanita tersebut segera mendapat perawatan medis akibat kondisi fisik yang sudah sangat lemah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai ambulance melesat membawa kedua ibu yang terkulai lemas tersebut, sekitar 40 warga langsung melakukan aksi di depan gerbang apartemen. Mereka membawa tongkat bambu serta mengibarkan bendera merah putih sambil meneriakkan,'Kenapa Kami Digusur? Katanya RTH (ruang terbuka hijau)? pemerintah pembohong!'

Aksi susulan tersebut hanya berlangsung sekitar 20 menit. Setelah melakukan aksi singkatnya, massa yang juga terdiri dari anak-anak itu kembali ke barak mereka yang terbuat dari terpal dan berjarak sekitar 50 meter dari gerbang apartemen.
(adi/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini