DKI Tegaskan Bekas Penggusuran Rawasari akan Dijadikan RTH

DKI Tegaskan Bekas Penggusuran Rawasari akan Dijadikan RTH

- detikNews
Minggu, 20 Feb 2011 06:53 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa tanah gusuran yang dulu ditempati warga RT 16 RW 9 Kelurahan Rawasari Selatan, Cempaka Putih Jakarta Pusat memang digunakan untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pemprov pun menepis tudingan lahan tersebut akan dijadikan apartemen.

"Tanah yang dulu digusur, tetap digunakan untuk membangun RTH seluas kurang lebih 5 ribu meter persegi," ujar Camat Cempaka Putih, M Anwar saat dihubungi detikcom, Minggu (20/2/2011).

Anwar juga membantah bahwa lokasi penggusuran akan didirikan apartemen diatasnya. "Itu adalah Rusunami (Rumah Susun Hak Milik), bukan apartemen, mungkin karena namanya 'Green' jadi disangka apartemen," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih lagi, tanah tempat pendirian rusunami seluas kurang lebih 12 hektar adalah milik PT Angkasapura I, bukan tanah yang dulu ditempati warga. Lokasi penggusuran berada di depan area pembangunan rusunami, dan di tengah RTH dibangun jalan tembus dari Jalan A Yani menuju Pramuka Sari.

"Jadi ini sebenarnya salah persepsi saja. Lahan yang dulu ditempati warga akan tetap dibangun RTH, sedangkan yang akan dibangun Rusunami itu di depannya, jadi lahan yang berbeda," imbuh Anwar.

Sebelumnya puluhan orang korban penggusuran di Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menggelar aksi unjuk rasa di bekas lahan tempat tinggalnya. Aksi unjuk rasa digelar tepat di depan pintu gerbang sebuah apartemen yang masih dalam tahap pembangunan, di Jl Ahmad Yani, Jakarta Pusat.

"Kami membakar 100 lembar foto Foke," kata Toib, juru bicara Rakyat Rawasari Menggugat.

Toib menuding Foke telah membohongi tiga ribuan warga korban penggusuran karena telah menjadikan lahan bekas tempat tinggal mereka sebagai pintu gerbang apartemen. Padahal, katanya, pada saat penggusuran 10 Februari 2008, Pemprov DKI beralasan lahan tempat tinggal warga akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau.

"Lihat plang Ruang Terbuka Hijau dan prasasti penghijauan masih ada di sana," kata Toib menunjuk papan besi dan batu yang mengapit pintu gerbang apartemen.

(her/her)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads