"Puluhan tewas ... tidak 15, puluhan. Kita berada di tengah pembantaian di sini," ujar seorang saksi mata seperti dilansir dari Reuters, Minggu (20/2/2011).
Saksi mata yang enggan menyebutkan namanya tersebut sempat membantu para korban ke rumah sakit terdekat. Puluhan orang tumbang saat penembak jitu menembaki pengunjuk rasa. Akibatnya puluhan warga tewas dalam peristiwa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan pemerintah menerjunkan para penembak jitu untuk memukul para demonstran. Sejumlah laporan dari kota Libya menyebutkan, pemerintah menugaskan kelompok elit militer untuk menguasai keadaan, setelah unjuk rasa anti pemerintah kembali terjadi.
(her/her)











































