"Arab Saudi sejak lama menolak ajaran Ahmadiyah. Ahmadiyah dilarang keras pergi haji ke sana," ujar pengamat sejarah Islam dari LIPI, M Hisyam saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (19/2/2011) malam.
Menurut Hisyam, Ahmadiyah dianggap oleh pemerintah Saudi telah menyimpang karena menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi. Hal ini dipandang keluar dari konteks Akidah Islam, sehingga Ahmadiyah oleh pemerintah Saudi digolongkan tidak termasuk Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan menurutnya setiap negara-negara yang ingin mengirimkan warga negara untuk berhaji harus menyertakan sertifikat bahwa warga negara yang bersangkutan bukan jemaat Ahmadiyah. Hal ini seperti yang diterapkan di negara Belanda.
"Di Belanda warga yang ingin berhaji harus ada sertifikat bukan Ahmadiyah, tanpa itu tidak akan bisa berangkat haji," terang pria yang pernah berhaji dari Belanda ini.
Ketentuan serupa juga terjadi di Indonesia, dimana setiap orang yang berhaji harus dipastikan bukan jemaah Ahmadiyah. Bila tidak demikian Saudi tidak akan menerima yang jemaah haji.
"Tapi kalau untuk Indonesia saya kurang paham bagaimana implentasi dari larangan ini. Tapi seluruh dunia mendapatkan larangan yang sama dari pemerintah Saudi, bahwa jemaat Ahmadiyah dilarang berhaji," imbuhnya.
(her/her)











































