84 Demonstran Tewas Selama Demo di Libya

84 Demonstran Tewas Selama Demo di Libya

- detikNews
Sabtu, 19 Feb 2011 15:24 WIB
84 Demonstran Tewas Selama Demo di Libya
Tripoli - Pasukan keamanan Libya telah menewaskan setidaknya 84 orang selama tiga hari aksi demonstrasi antipemerintah di negeri itu. Demikian disampaikan organisasi HAM internasional, Human Rights Watch (HRW) berdasarkan wawancara telepon dengan staf rumah sakit lokal dan saksi-saksi mata.

"Ribuan demonstran berkumpul di kota-kota di Libya timur: Benghazi, Baida, Ajdabiya, Zawiya dan Derna pada 18 Februari 2011, menyusul serangan terhadap para demonstran damai sehari sebelumnya yang menewaskan 20 orang di Benghazi, 23 di Baida, tiga di Ajdabiya, dan tiga di Derna," demikian pernyataan HRW seperti dilansir AFP, Sabtu (19/2/2011).

Angka itu masih ditambah dengan 35 demonstran yang tewas di Benghazi pada 18 Februari kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sumber-sumber rumah sakit mengatakan pada Human Rights Watch bahwa pasukan keamanan menewaskan 35 orang di Benghazi pada 18 Februari, hampir semuanya dengan peluru panas," demikian HRW yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

HRW juga mengecam kekerasan yang dilakukan terhadap para demonstran di Libya. HRW mendesak otoritas Libya untuk berhenti melakukan kekerasan terhadap para demonstran damai.

Aksi demo antipemerintah melanda Libya pekan ini menyusul revolusi di Tunisia dan Mesir. Demonstrasi itu diawali dengan ribuan orang yang memadati jalan-jalan di Kota Benghazi untuk menyerukan mundurnya pemimpin Libya Muammar Khadafi.

Situasi kian tak terkendali dengan kaburnya sekitar 1.000 tahanan dari penjara di Benghazi. Bahkan tiga tahanan tewas ditembak pasukan keamanan ketika mencoba kabur dari penjara lain di luar Tripoli, ibukota Libya.

Rezim Khadafi telah berjanji akan mematahkan semua upaya untuk menjatuhkan pemimpin Libya itu. Khadafi berkuasa sejak September 1969 melalui kudeta militer tak berdarah.
(ita/ita)


Berita Terkait