"Dari kasus ini pelajaran yang dapat diambil adalah, peneliti harus mempublikasikan hasil penelitiannya secara utuh kepada masyarakat. Kalau masih setengah-setengah, ya jangan buru-buru diumumkan," tukas Anggota Komisi IX DPR, Riski Sadig, dalam diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Sabtu (19/2/2011).
Menurut Rizki, keresahan masyarakat akibat tidak diumumkannya merk produk susu yang mengandung bakteri sakazaki harus segera ditanggapi. Bila memang belum diterimanya salinan putusan MA yang jadi alasan belum juga diumumkannya merek susu, maka salinan itu sebaiknya diambil langsung ke MA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama diutarakan oleh Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Indah Suksmaningsihsaat. Menurut Indah, penelitian yang ditujukan untuk para peneliti harus digarisbawahi secara jelas perihal peruntukkannya.
"Penelitian IPB itu kan sebenarnya untuk peneliti, bukan untuk masyarakat, ini yang perlu menjadi pelajaran," terang Indah di tempat yang sama.
(fjr/lh)











































