296 Bonek Dilarang Masuk ke Bali

296 Bonek Dilarang Masuk ke Bali

- detikNews
Sabtu, 19 Feb 2011 11:55 WIB
Gilimanuk - Menjelang laga antara Persebaya 1927 vs Bali Devata, kepolisian memperketat pengamanan di pelabuhan Gilimanuk, Bali. Sebanyak 296 daru 454 orang bonek (suporter Persebaya 1927) dilarang masuk Bali dan dipulangkan kembali ke Surabaya.

Rencananya rombongan suporter itu akan menyaksikan pertandingan Liga Primer Indonesia (LPI) antara kesebelasan Bali Devata melawan Persebaya 1927. Laga itu akan digelar di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Minggu (20/2/2011).

Ratusan suporter Persebaya 1927 mulai masuk secara bergelombang ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk sejak Jumat malam (18/2/2011). Aparat keamanan pun begadang untuk terus menyaring suporter yang terkenal dengan aksi brutalnya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas terdiri dari satuan Polres Jembrana, TNI, ASDP, Satpol PP. Razia terhadap suporter dipimpin oleh Wakapolres Jembrana, Kompol I N Dana Pawitra, hadir pula Sekretaris Kabupaten Jembrana, I Gede Suinaya, Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf. Arief M Adji, dan Kepala Satpol PP I Ketut Wiratma.

Aparat gabungan tampak kewalahan melakukan sweeping untuk menyaring suporter yang boleh atau tidak diijinkan melanjutkan perjalanan ke Bali. Setiap rombongan yang tiba dikumpulkan di areal parkir pos dua.

Satu per satu para suporter diperiksa identitasnya dan barang bawaannya digeledah. Suporter yang membawa identitas dijinkan melanjutkan perjalanan. "Suporter yang tak memiliki identitas dan perbekalan cukup dipulangkan," kata Pawitra.

Sampai Sabtu pagi (19/2/2011), suporter yang masuk ke Bali sebanyak 454  orang. Setelah disaring, sebanyak 296 orang dipulangkan. “Jika dibiarkan tidak saring jelas mereka akan menimbulkan masalah seperti beberapa tahun lalu," kata Pawitra.
(gds/lh)



Berita Terkait