Penggantung Bocah di Aceh Jalani Tes Kejiwaan

Penggantung Bocah di Aceh Jalani Tes Kejiwaan

- detikNews
Sabtu, 19 Feb 2011 11:49 WIB
Jakarta - Ibrahim (31) yang menggantung sang keponakan Nailul Nazwa (8) hingga tewas di Ule Kareng, Banda Aceh masih diperiksa intensif. Ia akan menjalani tes kejiwaan.

"Pelaku masih diperiksa. Kita mau tes kejiwaannya dulu. Korban lainnya masih kritis," kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Armen Thai saat dihubungi detikcom, Sabtu (19/2/2011).

Menurut dia, Ibrahim masih labil dan terlihat kebingungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kata kakaknya keseharian baik sama ponakannya. Kalau nonton TV, ponakannya dipangku. Tugas dia sehari-hari mengantar jemput ponakannya," ujar Armen.

Tragedi pembunuhan ini terjadi pada Kamis (17/2) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB di Kampong Doi, Kecamatan Ule Kareng, Banda Aceh. Ketika pasangan Yusuf Ahmad dan Naima sedang bekerja sebagai PNS, tiga anak mereka berada di rumah bersama pamannya, Ibrahim (31).

Warga lantas menemukan Nailul tewas tergantung dan diikat. Sidiqi dan Qardawi ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka parah hantaman balok di kepala. Sedangkan Ibrahim menghilang dengan motor Honda Supra.

Nailul tewas dibunuh Ibrahim. Sedangkan dua kakak Nailul kini masih dirawat di Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh. Keduanya masih dalam kondisi kritis karena juga dianiaya Ibrahim. Ibrahim sudah ditahan di Polresta Banda Aceh. Ia mengaku menghabisi nyawa ponakannya setelah mendengar bisikan gaib.

(aan/ndr)


Berita Terkait