"Saya masih meragukan, tradisinya tidak berani jadi oposisi," kata pengamat politik Arbi Sanit saat dihubungi, Sabtu (19/2/2011).
Arbi menilai meski Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie akan menghadapi kekuatan lain di tubuh Golkar yang selama ini nyaman menginduk kepada kekuasaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, lanjut Arbi, saat ini PDIP mengintip untuk masuk kabinet. Kekuatan kubu yang menghendaki untuk masuk kabinet sudah semakin kuat di tubuh PDIP.
"Semakin kuat aliran di PDIP yang ingin masuk. Mega saja tidak bisa melawan," imbuhnya.
Namun seandainya Golkar berani keluar koalisi, Arbi menilai bisa saja akan terjadi geger politik. "Akan ada harga yang dibayar, tidak mungkin Golkar keluar begitu saja," tuturnya.
Selain itu Arbi juga menilai, perbedaan sikap dalam Setgab Koalisi sudah menggambarkan rapuhnya koalisi yang dibangun. "Ini koalisi berdasarkan kepentingan, bukan berdasarkan prinsip, jadi wajar saja," tutupnya.
(ndr/ken)











































