"Nggak ada masalah. Orang lain juga nggak ditolak," kata Sekjen PPP, Irgan Chairul Mahfiz, saat dihubungi detikcom, Jumat (12/2/2011).
Menurut Irgan, sekontroversial apapun orangnya, sepanjang memenuhi kriteria dan mematuhi ketentuan AD/ART PPP, ia akan diterima menjadi kader partai kabah. PPP saat ini sedang mencari kader sebanyak-banyaknya untuk menhadapi pemilu 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irgan mengaku belum bertemu dengan Muchdi PR secara langsung. Ia juga tidak mengetahui perihal pertemuan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra itu dengan sejumlah tokoh PPP di Solo, Jawa Tengah, baru-baru ini.
"Kabarnya ada kegiatan di Solo, tapi belum dapat informasinya secara detil. Baru berupa data-data yang masih mentah saja," tutupnya.
Sebelumnya, Muchdi dikabarkan akan keluar dari Gerindra untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PPP. Muktamar PPP akan digelar pada Juni 2011 mendatang. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi dari Muchdi.
Muchdi sendiri tidak tampak dalam acara kesepakatan meleburkan PBR ke dalam Gerindra tersebut. Padahal, petinggi lainnya dari partai yang digagas mantan menantu Soeharto itu tampak hadir di Hotel Sahid.
Dalam nota kesepahaman itu disebutkan menjelang 2014 mendatang, PBR akan melebur menjadi satu dengan Gerindra dan menjadi sayap partai tersebut. PBR yang menjadi sebuah ormas berubah nama menjadi Petani Buruh Reformasi (PBR).
(irw/irw)











































