Sambil membawa spanduk dan poster, seratusan massa FPI meneriakkan takbir saat memasuki halaman kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro, Medan, Jumat (18/2/2011). Dalam orasinya, massa FPI mengecam pemerintah yang dinilai sengaja memelihara Ahmadiyah demi kepentingan politik elit tertentu.
Dampaknya, umat Islam merasa terhina karena ajaran Ahmadiyah tidak sesuai dengan ajaran Islam dengan adanya nabi setelah Nabi Muhammad. Dalam aksi itu, Dewan Syuro DPD FPI Sumut, Abdul Mutholib menyatakan, jika pemerintah tidak segera membubarkan Ahmadiyah, umat Islam akan terus bereaksi.
"Ahmadiyah telah melakukan penistaan agama. Jika tidak sesuai ajaran Islam, jangan mengaku sebagai Islam. Buat saja agama Ahmadiyah," kata Mutholib.
Selain itu, massa FPI Sumut juga mengancam akan melakukan tindakan tegas kepada Ahmadiyah jika pemerintah tidak mengambil sikap atas keberadaan Ahmadiyah di Sumut. Usai melakukan aksi di halaman kantor Gubernur Sumut, massa FPI kemudian bergerak ke kantor Walikota Medan, Jl Maulana Lubis, Medan dengan tuntutan yang sama.
(rul/fay)











































