Dubes AS: Revolusi Mesir Bukan Karena AS

Dubes AS: Revolusi Mesir Bukan Karena AS

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2011 17:07 WIB
Dubes AS: Revolusi Mesir Bukan Karena AS
Jakarta - Pergolakan yang terjadi di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara belum juga berhenti, mulai dari Tunisia, Mesir, Yaman, Libya hingga Bahrain. Amerika Serikat (AS) dianggap sangat berkepentingan, terutama atas apa yang terjadi di Mesir. Namun menurut AS, revolusi di Mesir bukan karena ulah mereka.

"Yang terjadi di sana bukan karena kami, tapi itu kehendak rakyat di sana," kata Dubes AS Scot Marciel dalam perbincangan di kediamannya, Menteng, Jakarta, Jumat (18/2/2011).

Menurut Marciel, sebelum terjadinya revolusi Mesir pun, AS senantianya mendukung kebebasan berpendapat dan reformasi di Mesir. AS, klaim Marciel, tidak berkepentingan dengan siapa pengganti Presiden Hosni Mubarak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan siapa yang sebaiknya pergi, tapi meminta mereka lebih mendengarkan kehendak rakyat dan tidak menggunakan pendekatan kekerasan," kata Marciel.

AS pun percaya dengan komitmen pemerintahan transisi di Mesir yang dipegang militer. Mereka yakin, militer akan membawa Mesir menuju pemilu dengan baik dan tidak lantas menjadi rezim baru.

"Kita bukan mendukung militernya, tapi transisinya. Mereka telah mengatakan berkomitmen untuk transisi itu," jelas Marciel.

Terkait dengan mencuatnya peran organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Marciel tidak memberikan komentar khusus. Tapi Marciel berharap tidak ada pihak mana pun yang mengganggu proses transisi di Mesir.

"Jangan ada kelompok yang membajak proses transisi menuju demokrasi," ujarnya.

(fay/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads