"Kami sadar kalau social media ini sangat penting. Kita coba mengikutinya seperti kita mengikuti media konvensional lainnya," kata Dubes AS untuk Indonesia Scot Marciel di kediamannya, Menteng, Jakarta, Jumat (18/2/2011).
Marciel yakin bahwa ke depannya, social media akan berperan lebih penting untuk membentuk opini publik. Tidak jauh-jauh, Indonesia adalah contoh nyata kekuatan social media.
"Lihat saja di Indonesia, pengguna Facebook dan Twitter salah satu yang terbesar di dunia," jelasnya.
Oleh karena itu, Kedubes AS di berbagai negara akan memantau perkembangan sebuah isu di suatu negara lewat Facebook, Twitter dan juga blog. Social media akan memberikan jendela lebih besar untuk para diplomat memahami suatu masalah.
"Itu akan membantu kita menjelaskan ke Washington. Memberi jendela lebih banyak untuk diskusi," kata Marciel.
(fay/nrl)











































