"Tim sedang menelusuri data-data dari Ditjen Pajak," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi kepada wartawan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (18/2/2011).
Data-data itu sudah dipegang KPK sejak beberapa waktu lalu. Perusahaan apa saja yang tengah diusut KPK, Johan menolak menjelaskan secara rinci. KPK juga mengaku terus berkoordinasi dengan tim dari Mabes Polri untuk mengusut kasus Gayus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penanganan 151 wajib pajak, terungkap Gayus menangani 44 perusahaan wajib pajak yang terdiri dari 138 perkara. Dari jumlah itu pengadilan pajak menjatuhkan putusan 98 perkara diterima baik sebagian maupun seluruhnya dan 45 perkara ditolak.
Tim gabungan untuk mengusut kasus Gayus tidak main-main. Tercatat ada tim dari KPK, Bareskrim hingga Ditjen Pajak yang ikut masuk ke dalam tim ini.
Gayus sendiri sudah dua kali diperiksa oleh KPK. Namun pemeriksaannya masih seputar aktivitasnya selama bekerja di Ditjen Pajak.
(mok/lrn)











































